AL-QURAN INDONESIA

Ad-Duha

Waktu Matahari Sepenggalahan Naik (Dhuha) | Mekkah | 11 Ayat

Surah Ad-Duha memiliki arti Waktu Matahari Sepenggalahan Naik (Dhuha). Surah Ad-Duha diturunkan di Mekkah. Surah ini berjumlah 11 Ayat.

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

 
وَٱلضُّحَىٰ
waḍ-ḍuḥā
[1] Demi waktu duha (ketika matahari naik sepenggalah),

 
وَٱلَّيْلِ إِذَا سَجَىٰ
wal-laili iżā sajā
[2] dan demi malam apabila telah sunyi,

 
مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَىٰ
mā wadda'aka rabbuka wa mā qalā
[3] Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,

 
وَلَلْأَخِرَةُ خَيْرٌ لَّكَ مِنَ ٱلْأُولَىٰ
wa lal-ākhiratu khairul laka minal-ụlā
[4] dan sungguh, yang kemudian itu lebih baik bagimu dari yang permulaan.

 
وَلَسَوْفَ يُعْطِيكَ رَبُّكَ فَتَرْضَىٰٓ
wa lasaufa yu'ṭīka rabbuka fa tarḍā
[5] Dan sungguh, kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, sehingga engkau menjadi puas.

 
أَلَمْ يَجِدْكَ يَتِيمًا فَـَٔـاوَىٰ
a lam yajidka yatīman fa āwā
[6] Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi(mu),

 
وَوَجَدَكَ ضَآلاًّ فَهَدَىٰ
wa wajadaka ḍāllan fa hadā
[7] dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk,

 
وَوَجَدَكَ عَآئِلاً فَأَغْنَىٰ
wa wajadaka 'ā`ilan fa agnā
[8] dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan.

 
فَأَمَّا ٱلْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ
fa ammal-yatīma fa lā taq-har
[9] Maka terhadap anak yatim janganlah engkau berlaku sewenang-wenang.

 
وَأَمَّا ٱلسَّآئِلَ فَلَا تَنْهَرْ
wa ammas-sā`ila fa lā tan-har
[10] Dan terhadap orang yang meminta-minta janganlah engkau menghardik(nya).

 
وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
wa ammā bini'mati rabbika fa ḥaddiṡ
[11] Dan terhadap nikmat Tuhanmu hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur).